Model Pemolisian (POLMAS)
Penguatan Community Policing demi Keamanan Humanis dan Partisipatif.
Pusat Studi POLMAS berfokus pada transformasi paradigma kepolisian dari pendekatan reaktif menuju kemitraan strategis dengan masyarakat. Di era demokrasi modern, keamanan bukan lagi tanggung jawab tunggal kepolisian, melainkan hasil kolaborasi erat antara polisi dan warga. Pusat studi ini merumuskan strategi pemolisian yang mengedepankan kearifan lokal, komunikasi persuasif, dan penyelesaian masalah di akar rumput.
Pilar Utama Kajian
- Kemitraan Strategis & Public Trust: Meneliti mekanisme kolaborasi antara polisi dan komunitas untuk menciptakan lingkungan yang aman secara mandiri.
- Restorative Justice & Mediasi Konflik: Mengembangkan model penyelesaian masalah (Problem Solving) di akar rumput guna mengurangi beban peradilan pidana dan menjaga harmoni sosial.
- Pencegahan Kejahatan Berbasis Komunitas: Menganalisis peran aktif warga dalam sistem deteksi dini gangguan Kamtibmas melalui pendekatan yang persuasif dan humanis.
Manfaat Karir Strategis:
Membekali perwira (terutama di fungsi Binmas dan pimpinan kewilayahan/Polsek) dengan kemampuan manajerial konflik dan komunikasi publik yang merupakan instrumen penilaian vital dalam Assessment Center Polri.
Program Unggulan:
- Polmas Innovation Lab: Pendampingan satuan wilayah dalam menciptakan terobosan pelayanan publik.
- Seminar Restorative Justice: Bedah kasus penanganan hukum berbasis keadilan prosedural dan substantif.
